Data pribadi,
tetap pribadi.
Kami menggunakan data Anda untuk mengelola hunian dan membantu layanan penghuni. Berikut informasi yang digunakan, cara aksesnya dibatasi, dan langkah menjaga akun Anda.
Diperbarui 14 Oktober 2026
Informasi yang digunakan
- Identitas dan kontak: nama, nomor HP, email, foto profil, dokumen identitas yang diserahkan, serta kontak darurat bila diisi.
- Informasi hunian: properti, kamar, masa sewa, perpindahan kamar, dan perjanjian hunian.
- Pembayaran: tagihan, metode pembayaran, bukti yang diunggah, status verifikasi, dan kwitansi.
- Akses kos: foto wajah dan status akses pintu, jika properti menggunakan fasilitas tersebut.
- Aktivitas layanan: catatan perubahan, akses layanan, dan informasi teknis yang diperlukan untuk operasional serta keamanan.
Untuk apa data Anda digunakan?
Data membantu pengelola menyiapkan akun, mengatur hunian, menerbitkan tagihan, memeriksa pembayaran, menyediakan dokumen sewa, menangani keluhan, dan mengatur akses kos.
Nomor HP atau email juga digunakan untuk informasi layanan dan kode verifikasi yang Anda minta. Jika ingin menghentikan pesan pengingat WhatsApp, hubungi pengelola untuk mengatur saluran komunikasi lain.
Siapa yang dapat mengakses?
Penghuni mengakses informasi miliknya setelah login. Tim pengelola mengakses data sesuai peran dan properti yang ditugaskan. Data pribadi penghuni tidak disajikan sebagai daftar publik.
Penyedia layanan yang digunakan untuk pengiriman pesan, hosting, cadangan data, atau perangkat akses pintu dapat memproses informasi yang dibutuhkan untuk menjalankan layanan tersebut. Contohnya, nomor HP dan isi pesan diproses oleh layanan WhatsApp; data akses pintu diproses oleh perangkat atau penyedia integrasi jika diaktifkan.
Cara data dilindungi
- Koneksi portal menggunakan HTTPS untuk melindungi pertukaran data.
- PIN tidak disimpan sebagai teks asli.
- Akses informasi dibatasi melalui login dan hak akses pengguna.
- Dokumen pribadi dilindungi dari akses langsung melalui alamat file publik; tautan akses yang diterbitkan memiliki masa berlaku.
- Kode reset PIN berlaku terbatas dan hanya dapat dipakai sekali. Permintaan kode serta percobaan verifikasi dibatasi.
Perlindungan ini mengurangi risiko, tetapi keamanan juga bergantung pada cara Anda menjaga akun dan perangkat.
Penyimpanan dan permintaan terkait data
Data disimpan untuk kebutuhan administrasi hunian, pencatatan transaksi, dan penanganan layanan. Berakhirnya masa hunian tidak otomatis menghapus seluruh riwayat atau salinan cadangan.
Anda dapat menghubungi pengelola untuk meminta pemeriksaan, perbaikan, atau penghapusan data. Pengelola akan memverifikasi identitas dan menilai permintaan tersebut; sebagian catatan transaksi atau dokumen mungkin masih perlu dipertahankan untuk kebutuhan pencatatan.
Jaga akun Anda
- Jangan membagikan PIN, kode verifikasi, tautan dokumen pribadi, atau akses akun kepada siapa pun. Petugas tidak perlu meminta PIN atau kode verifikasi Anda.
- Masuk hanya melalui https://zuperkos.com/penghuni. Periksa ejaan alamat sebelum memasukkan data.
- Pilih PIN yang tidak mudah ditebak. Hindari tanggal lahir, angka berulang, dan urutan sederhana.
- Unggah identitas dan bukti pembayaran hanya melalui kanal resmi saat diminta untuk kebutuhan layanan. Jangan menyebarkannya di grup atau media sosial.
- Periksa nama penerima dan rekening melalui portal sebelum transfer. Konfirmasi perubahan rekening melalui kontak pengelola yang sudah Anda kenal.
- Keluar setelah memakai perangkat bersama, jangan menyimpan PIN di perangkat orang lain, dan aktifkan kunci layar pada HP Anda.
- Jika menerima kode reset yang tidak Anda minta, jangan berikan atau gunakan kode tersebut. Jika mencurigai akses ke akun, gunakan Lupa PIN dan hubungi pengelola.
Butuh bantuan?
Hubungi penjaga atau pengelola properti melalui kontak resmi yang tercantum di portal atau website Zuper Kos. Sampaikan kendalanya tanpa mengirim PIN atau kode verifikasi.
Informasi pada halaman ini dapat diperbarui mengikuti perubahan layanan. Tanggal pembaruan dicantumkan di atas.